www.kutukutubuku.com Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat Sekolah-Menulis Online

Archives

Valentine Day : Taklid Membabi Buta

Valentine Day yang selama ini selalu dirayakan tiap tahun, hanyalah merupakan tradisi kaum muda-mudi untuk berkumpul yang diseratai dengan acara pesta di tempat-tempat hiburan. Mereka berkumpul dalam rangka mencari pasangan hidup.  Ironisnya, ternyata orang islam sendiri ikut pula merayakannya. Apa lagi mereka melakukanya tanpa disertai  pengetahuan tentang apa itu Valentine Day.

Tidak jelas kapan tradisi tersebut masuk ke indonesia, serta bagaimana sejarahnya. Beberapa versi menyebutkan bahwa Valentine Day awalnya merupakan perayaan keagamaan orang nasrani yang memperingati kejatuhan kerajaan islam di Spanyol yang runtuh pada tanggal 14 Februari 1492. Mereka menamakan hari itu sebagai hari kasih sayang, karena pada saat itu mereka beranggapan bahwa Agama islam merupakan agama yang mengajarkan kedzaliman.

Sementara versi lain menyebutkan bahwa Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan ‘’supercalis” bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama  Nasrani, maka berubah menjadi ”acara keagamaan” yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine. Valenite dianggap sebagai pahlawan (dalam islam disebut Syuhada).

Jika kita memperhatikan sejarahnya, maka tradisi tersebut jelas-jelas datanngnya dari agama Nasrani / Kristen, dimana kita sebagai seorang muslim tidak boleh ikut-ikutan merayakanya. Rasulullah saw telah mencotohkan bahwa setiap aktifitasnya selalu mencerminkan perbedaan dengan ajaran agama lain. Inilah beberapa contohnya:

Ketika arah kiblat masih menghadap ke masjidi Al-Aqsho di Palestina, maka setiap kali Rasulullah saw melaksanakan shalat Beliau selalu bersedih, dan berdoa agar arah kiblatnya dirubah ke arah masjid Al-Haram (Ka’bah di Mekkah). Perlu diketahui bahwa pada saat itu orang Yahudi berkiblat ke masjid Al-Aqsho. Kemudian akhirnya Allah mengabulkan permintaan Rasulullah itu, dan Allah memerintahkan agar arahnya sagera diubah menghadap baitullah (ka’bah). Perintah itu turun saat Rasulullah sedang melaksanakan shalat bersama para sahabat.

Kebudayaan dan kebiasan masyarakat Arab / Suku Kuraisy pada saat itu selalu memanjangkan kumis dan jenggot, akan tetapi Rasulullah memerintahkan kepada setiap kaum mmuslimin agar memotong kumis dan memanjangkan jenggotnya. Hal ini dilakukan agar kaum muslimin tampil beda dengan kaum kafir (Yahudi / Nasrani)

Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa ketika Rasulullah menjalankan puasa pada tanggal 10 Muharram kemudian orang orang memberitahukan bahwa ternyata orang Yahudi pun melaksanakan puasa pada hari itu. Maka  Rasullulah terlihat tidak menyukainya pula, kemudian bersabda : “Kalau begitu tahun depan aku akan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharraam”. Hal ini pun dilakukannya  agar tingkah laku Rasulullah berbeda dengan orang Yahudi.

Demikianlah beberapa contoh dimana Rasulullah selalu berusaha untuk tidak melakukan perbuatan yang sama dengan kaum kafir. Perhatikanllah hadis berikut :

Rasulullah saw bersabda : “Barang siapa yang meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (H.R. Tirmidzi)

Meniru suatu golongan / agama adalah perbuatan yang sangat dilarang. Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa Perayaan Valentine Day berasal dari agama Nasrani. Jika kita ikut merayakannya berarti kita termasuk golongan agama itu.  Sementara kita berkeyakinan bahwa di dunia ini tidak ada agama yang diridhoi oleh Allah, kecuali hanya agama Islam. Perhatikanlah firman Allah:

“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”. (QS Al-Imran : 86)

Oleh karena itu kita harus waspada dengan perayaan Valentine Day. Orang yang merayakannya dengan tidak didasari  pengetahuan maka hal itu nerupakan taklid yang membabi buta yang akan mengantarkan kedalam kesesatan. Lagi pula, bauat apa perayaan tersebut dilakukan yang membutuhkan biaya cukup besar. Uang itu hanya dihamabur-hamburkan untuk mengumbar hawa nafsu, dimana muda-mudi saling berkumpul tanpa kendali, yang akhirnya terjebak kedalam kemaksiatan, yaitu pergaulan bebas. Naudzubillahimindzalik. Perhatikan pula firman Allah :“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka” (QS Albaqoroh:120). Maka hati-hatilah.

Wallahu’alam Bishshowwab.

12 comments to Valentine Day : Taklid Membabi Buta

  • sengtuju…
    boleh ngikut mempublikasikannya kah?

  • El-Qolam

    Terima kasih ats komentarnya. Silhkan sebarluaskan untuk amar ma”ruf nahimunkar…

  • mukseen

    tadi pak aku siarkan keradio ga pa2kan n masih bnyak ga contoh yang lain tapi tidak menyudutkan agama yang lain aku kan siarkan diradio

  • El-Qolam

    Bpk Mukeen yang saya hormati. Terima kasih atas komentarnya. Ya gk apa2 malah itu lebih baik untuk saling mengingatkan.

  • askum…mohon ijin copypaste untuk blog pribadi saya.karena tidak punya spesialisasi ilmu,saya hanya mengumpulkan ajaran-ajaran kebaikan untuk berbagi dengan yang lain.Terimakasih sebelumnya.

  • El-Qolam

    Terima kasih ats komentarnya. Silhkan copy paste and sebarkan…

  • redi

    terlalu keras dan kurang sejalan… (bukan soal valentine day ya..)..

    tp penjelasan bahwa ttg puasa dan jenggot serta kiblat… menurut saya, Nabi Muhammad memiliki citra seni yang tinggi dan merupakan penyempurna… lihat perbedaannya…

    orang berjenggot terlihat penuh kasih sayang, tegas dan berwibawa…
    orang berkumis terlihat garang dan sangar…
    orang berjenggot dan berkumis terlihat sangat licik dan konyol…

    jadi bisa di artikan bahwa Nabi Muhammad bukan tidak menyukai terus beliau melakukan hal lain.. tapi itu didasarkan atas seni Islam yang penuh kasih sayang…
    contoh :
    di agama katolik mereka memuja maria sebagai simbol ibu, dan ternyata Nabi Muhammad pun memuja ibu sebanyak 3 kali… bukan langsung malah memuja ayah..

    untuk puasa, maka ada hitungan yang lebih sempurna lagi bukan karena nabi tidak suka akan puasa orang yahudi… (ingat nabi Muhammad adalah penyempurna)

    untuk kiblat dikarenakan masjidil Aqsho sering dijadikan rebutan oleh nasrani dan islam, bahkan sampai sekarang ini…. bisa jadi perang terus sampai akhir nanti..

    dan musuh kita bukan dipukul rata –all yahudi–,,, tapi lebih ke yahudi JUDAS yang mengingkari dan mengkhianati gurunya sendiri(nabi Isa)
    karena nabi isa juga dari bangsa yahudi… “dan setelah aku diangkat ke langit, akan ada nabi bernama Ahmad (mendapat gelar muhammad) maka ikutilah dia karena sesungguhnya dia adalah aku”…..

    mohon lebih disempurnakan lg penyampaiannya supaya islam bisa dimengerti dengan lebih baik lagi…

  • Bagimana caranya agar bisa disimpan pada wall atau link saya? (saya amat gaptek). Syukron.

  • El-Qolam

    Pak sukron coba pelajari Tutorial membuat Blog Pada situs berikut
    Tutorial Blog Kang Rohman. Mudah2an membantu

  • El-Qolam

    Terima kasih atas sarannya, mudah2an saya bisa memperbaikinya dengan penyampaian yang lebih bersahabat dan tidak menimbulakan pertentangan. Terima kasih pula atas perluasan ilmunya. mudah2an Allah membalasnya dengan berlipat ganda

  • aldhie

    ijin copas dan sebar luaskan. Nanya tahun mulai diperingati di Romawi kapan ya, trus di Indo mulai kapan juga. Makasih.

  • El-Qolam

    Saudara Aldhie silahkan copas and sebarkan.
    Mulai diperingati di Romawi “saya tidak tahu” sedangkan di Indonesia “Saya tidak tahu juga….” ha..ha…
    Coba saja tanya pada orang-orang yang merayakannya, siapa tahu mereka ngerti………………
    thk baget ya atas commentnya……………….

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Spam Protection by WP-SpamFree